BANDUNG-Direktur Politeknik ATI Makassar, Muhammad Basri bersama Direktur Politeknik Manufaktur (Polman) Bandung, Mohammad Nurdin melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU).

Nota kesepahaman terkait pengembangan pendidikan vokasi berwawasan industri dan teknologi tersebut diteken di Kampus Politeknik Manufaktur Bandung, Senin (7/3/2022).

Basri mengatakan, penandatanganan MoU ini merupakan tindak lanjut dari pembahasan kerjasama yang dibicarakan saat menerima kunjungan jajaran Polman Bandung ke kampus Politeknik ATIM pada 24 Januari 2022.

“Salah satu tujuan dari adanya MoU ini untuk meningkatkan kemandirian dan daya saing bangsa melalui pendidikan vokasi yang berwawasan industri dan teknologi,”kata Basri.

Selain itu sebagai upaya bersama untuk saling memanfaatkan, mengoptimalkan, dan mendayagunakan sumber daya yang dimiliki masing-masing pihak.

Pemanfaatan sumber daya yang dimaksud, yakni meliputi Sumber Daya Manusia (SDM), program pendidikan, pelatihan, manajemen, pemagangan, serta pemanfaatan pengetahuan dan teknologi masing-masing pihak.

Basri menjelaskan, kerjasama antara Politeknik ATI Makassar dengan Politeknik Manufaktur Bandung ini bukan yang pertama kalinya. Namun, sudah berjalan sejak beberapa tahun lalu. Bahkan, beberapa dosen Politeknik ATI Makassar telah mengikuti program magang di Politeknik Manufaktur Bandung.

“Kami harap dengan berlanjutnya kerjasama ini bisa menjadi wadah untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi mengembangkan pendidikan vokasi di Indonesia,”ujar Basri. (*)