BARRU-Politeknik ATI Makassar bersama Pemerintah Kabupaten Barru sepakat untuk membuka Program Vokasi Industri Setara D-1 bidang Kewirausahaan Industri dalam rangka penumbuhan dan pengembangan SDM UMKM dan Industri.

Hal tersebut tertuang dalam nota kesepahaman dan perjanjian kerjasama yang ditandatangani langsung Bupati Barru Suardi Saleh dan Direktur Politeknik ATI Makassar Muhammad Basri yang disaksikan Sekda Barru Abustan di Kantor Bupati Barru, Jumat (18/6/2021).

Selain terkait pembukaan program setara D-1, kerjasama antara Pemkab Barru dengan Politeknik ATI Makassar juga terkait pembinaan IKM/UKM Smart serta peningkatan nilai tawar produk melalui program Inkubator Bisnis.

Tak hanya itu juga tentang pelaksanaan program 3 in 1 Inkubasi Bisnis BUMDES dan Unit Usaha BUMDES melalui Unit Inkubator Bisnis Teknologi Industri (IBTI) Politeknik ATI Makassar di Kabupaten Barru.

Nota kesepahaman ini ikut ditandatangani Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Barru Andi Takdir dan Kepala Dinas PMDPPKBPPPA Jamaluddin.

Dalam sambutannya, Suardi Saleh menyampaikan terima kasih atas kesediaan Politeknik ATI Makassar untuk bersama-sama membangun SDM di Kabupaten Barru dalam rangka memajukan kesejahteraan masyarakat.

Melalui Program Setara D-1 Kewirausahaan Industri akan mendidik 40 mahasiswa yang berasal dari masing-masing desa di Kabupaten Barru.

“Jumlah ini kurang lebih satu orang satu desa yang dipersiapkan menjadi inkubasi ekonomi di masing-masing desa. Ini juga sebagai awal terwujudnya desa industri mandiri,”katanya.

Suhardi menjelaskan, seluruh desa di Kabupaten Barru telah memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDES). Hanya saja ada yang belum berjalan optimal sehingga membutuhkan pendampingan dari Inkubator Bisnis Politeknik ATI Makassar.

“Saya menaruh harapan besar dengan kehadiran Politeknik ATI Makassar yang akan memberikan pelatihan dan pendidikan bagi masyarakat desa dapat mendorong ekonomi masyarakat Barru,”tambahnya.

Tak hanya itu, melalui kerjasama ini juga  mendukung misi Pemerintah Kabupaten Barru, baik dalam bidang pendidikan maupun pemberian kesempatan kerja.

Sementara itu, Muhammad Basri menyampaikan, Politeknik ATI Makassar sebagai unit pendidikan di bawah BPSDMI Kementerian Perindustrian turut mengambil peran untuk menghasilkan wirausaha industri, selain mencetak tenaga kerja industri.

Maka dari itu, Politeknik ATI Makassar memiliki unit Inkubator Bisnis dan Teaching Factory.

“Salah satu tugas Inkubator Bisnis adalah memberikan pendampingan berbasis teknologi dan inovasi bagi IKM,”kata Basri.

Sebelumnya, Politeknik ATI Makassar telah menyelenggarakan program vokasi setara D-1 sejak 2016 yang bekerja sama dengan sejumlah mitra. Terbaru yakni dengan Pemerintah Kabupaten Mempawah di Kalimantan Barat dan PT Pupuk Kaltim.

“Setelah penandatanganan MoU ini akan diagendakan pembahasan kurikulum program setara D-1 ini bersama seluruh stakeholder,”tambah Basri.(*).