MAKASSAR-Politeknik ATI Makassar telah mengumumkan nama-nama calon mahasiswa baru yang berhasil lolos Jalur Penerimaan Vokasi Industri (JARVIS) Prestasi Tahun Ajaran 2021/2022, Senin (19/4/2021).

Bagi calon maba yang dinyatakan lolos diharuskan melakukan pendaftaran ulang dan pembayaran SPP pada 20-26 April 2021. Namun, sebelum melakukan pendaftaran ulang, para calon maba mengikuti pertemuan yang digelar secara virtual melalui Zoom Cloud Meeting, Selasa (20/4/2021).

Kegiatan ini turut dihadiri Direktur Politeknik ATI Makassar Muhammad Basri, Pembantu Direktur I Taufik Muchtar, Pembantu Direktur II Herlina Rahim, dan Pembantu Direktur III Arminas.

Hadir pula Ketua Prodi Teknik Industri Agro Widya Hastuti Afris, Ketua Prodi Teknik Manufaktur Industri Agro Jufri, Ketua Prodi Teknik Kimia Mineral Andi Arninda, dan Ketua Prodi Otomasi Sistem Permesinan Atikah Tri Budi Utami.

Mengawali sambutannya, Direktur Politeknik ATI Makassar, Muhammad Basri mengucapkan selamat kepada para calon mahasiswa baru Politeknik ATI Makassar yang sudah diterima lewat JARVIS Prestasi.

Basri mengatakan, peserta JARVIS Prestasi yang sudah dinyatakan lolos akan dinyatakan sebagai mahasiswa Politeknik ATI Makassar jika sudah melakukan pendaftaran ulang dan melakukan pembayaran Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) yang akan disosialisasikan dalam pertemuan ini.

Basri menjelaskan, Politeknik ATI Makassar merupakan salah satu perguruan tinggi negeri vokasi yang berada di bawah naungan Kementerian Perindustrian dan membina empat program studi, yaitu Teknik Industri Agro, Teknik Manufaktur Industri Agro, Teknik Kimia Mineral, dan Otomasi Sistem Permesinan.

“Di Politeknik ATI Makassar diberi tugas, salah satunya untuk menyiapkan tenaga kerja industri yang kompeten dalam rangka mewujudkan daya saing industri,”katanya.

Basri menyebutkan, jumlah mahasiswa aktif program D3 di Politeknik ATI Makassar sekitar 930 orang. Selain itu, saat ini Politeknik ATI Makassar juga mendidik 60 mahasiswa program vokasi industri setara D1 kerja sama dengan mitra industri.

Penyelenggaraan pendidikan di Politeknik ATI Makassar menggunakan full block sistem yang dilaksanakan berdasarkan prosedur, standar, dan urutan kerja yang disesuaikan dengan di industri. Sehingga, para mahasiswa yang mengikuti perkuliahan di Politeknik ATI Makassar dapat menguasai sesuai kompetensi bidangnya masing-masing.

“Selain mengikuti pembelajaran, mahasiswa juga akan disertifikasi melalui Lembaga Sertifikasi Profesi Politeknik ATI Makassar yang sudah diakui Badan Nasional Sertifikasi Profesi. Sehingga, saat lulus mahasiswa tidak hanya mendapat ijazah, namun juga mendapat sertifikat kompetensi,”jelas Basri.

Tak hanya itu, Politeknik ATI Makassar juga memiliki unit Career Development Center yang akan menyiapkan soft skill mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja dan menginformasikan lowongan kerja dari mitra industri.

“Jadi sebelum diwisuda, mahasiswa sudah terserap bekerja di industri,”tambahnya.

Dalam pertemuan ini, Pembantu Direktur I Taufik Muchtar juga memaparkan terkait kurikulum dual system yang akan berlaku bagi seluruh mahasiswa baru Politeknik ATI Makassar.

Selanjutnya terkait perubahan biaya pendidikan di Politeknik ATI Makassar disampaikan oleh Pembantu Direktur II Herlina Rahim. Pasalnya, baru saja diterbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2021 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kementerian Perindustrian.

Sementara itu, Pembantu Direktur III Arminas menjelaskan terkait hak dan kewajiban yang harus dipatuhi seluruh mahasiswa di Politeknik ATI Makassar.

Para mahasiswa juga mendapat pemaparan dari masing-masing ketua program studi yang mengenalkan lebih dekat tentang program studi yang telah mereka pilih. (*)