MAKASSAR-Politeknik ATI Makassar melaksanakan apel pagi di Lapangan Parkir Kampus Politeknik ATI Makassar, Senin (2/8/2021).

Pelaksanaan apel pagi ini dilaksanakan secara daring dan luring dengan menerapkan protokol kesehatan. Apel pagi luring hanya diikuti pegawai yang menjalani work from office (WFO).

Pasalnya selama masa PPKM, Politeknik ATI Makassar memberlakukan pembagian sistem kerja. Di mana, pegawai yang WFO hanya 25 persen dan 75 persen lainya menjalani Work Form Home (WFH).

Direktur Politeknik ATI Makassar, Muhammad Basri menyampaikan, pelaksanaan apel pagi ini sudah rutin dilaksanakan sejak awal Juli 2021 secara daring.

Hanya saja, pelaksanaan secara luring mulai diberlakukan hari ini berdasarkan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Apel Pagi.

Dalam surat edaran tersebut, seluruh satuan kerja Kemenperin wajib melaksanakan apel pagi setiap Senin, memperdengarkan lagu Indonesia Raya setiap Selasa dan Kamis, membaca naskah Pancasila setiap Rabu dan Jumat.

“Apel pagi ini dilaksanakan dalam rangka memelihara dan meningkatkan rasa kebangsaan dan cinta tanah air, serta pengabdian terhadap negara dan rakyat Indonesia,”katanya.

Selain itu, sebagai bentuk ketaatan terhadap ideologi Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945.

Dalam arahannya, Basri juga memaparkan perkembangan kinerja Politeknik ATI Makassar. Antara lain, Politeknik ATI Makassar baru saja menandatangani nota kesepahaman dengan Pemerintah Kabupaten Bone terkait penyelenggaraan tri dharma perguruan tinggi.

Selain itu, ia juga menyampaikan rencana penyelenggaraan program D4 di Politeknik ATI Makassar yang masih menunggu pembukaan aplikasi Sistem Informasi Pengembangan Kelembagaan (SilemPerguruan Tinggi pada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi.

“Kalau Silemkerma sudah dibuka, kita sudah bisa mengupload dokumen pengusulan. Jadi saya harap, seluruh dokumen yang diperlukan sudah bisa disiapkan,”jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Basri juga menyampaikan terkait pembangunan budaya mutu di Politeknik ATI Makassar. Pihaknya pun saat ini sedang menyusun dokumen standar Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).

Tak lupa, ia mengingatkan kepada seluruh pegawai untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan 5M untuk mencegah penularan Covid-19.(*)