Mahasiswa program studi Teknik Kimia Mineral melakukan praktik di Laboratorium Advance Manufacturing Politeknik ATI Makassar.

MAKASSAR-Politeknik ATI Makassar melakukan perpanjangan pendaftaran mahasiswa baru tahun ajaran 2021/2022. Pendaftaran dapat dilakukan melalui laman sisformik.atim.ac.id/pmb hingga 27 Agustus 2021.

Sebelumnya pendaftaran mahasiswa baru, khususnya jalur JARVIS Mandiri Reguler akan ditutup pada 23 Juli 2021.

Ketua Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Politeknik ATI Makassar, Muhammad Setiawan Sukardin menjelaskan, adanya perubahan jadwal merupakan penyesuaian terhadap Surat Keputusan Direktur Politeknik ATI Makassar terkait Kalender Akademik Tahun Ajaran 2021/2022.

“Kebijakan ini juga untuk memberikan kesempatan lebih luas kepada adik-adik lulusan SMA Sederajat untuk mendaftar di Politeknik ATI Makassar,”kata Setiawan, Jumat (23/7/2021).

Saat ini, Politeknik ATI Makassar membina empat program studi D3, yaitu Teknik Manufaktur Industri Agro, Teknik Industri Agro, Teknik Kimia Mineral, dan Otomasi Sistem Permesinan.

“Seluruh program studi dan insitusi kami telah terakreditasi oleh BAN PT,”katanya.

Direktur Politeknik ATI Makassar, Muhammad Basri menambahkan, pihaknya siap mendidik mahasiswa menjadi calon sumber daya manusia industri yang kompeten, berdaya saing, dan siap kerja di bidang teknologi manufaktur.

Terlebih, kurikulum yang diterapkan di Politeknik ATI Makassar berbasis dual system yang akan memberikan pengalaman bagi mahasiswa bekerja langsung di industri selama dua semester melalui Kuliah Kerja Praktik (KKP).

Selain itu, proses pembelajaran di kampus didukung fasilitas laboratorium dan workshop yang lengkap.

Calon lulusan juga akan mendapat sertifikasi kompetensi sebagai jaminan keahlian yang mereka miliki.

“Tak hanya mendidik calon tenaga kerja industri, kami siap mendampingi mahasiswa menjadi wirausaha industri melalui unit inkubator bisnis di Politeknik ATI Makassar,”jelasnya.

Setiawan juga menyebut biaya kuliah di Politeknik ATI Makassar cukup terjangkau. Mahasiswa hanya perlu membayar SPP tiap semester sebesar Rp 1.750.000 tanpa adanya uang tambahan, seperti uang gedung atau uang praktik.

“Setelah lulus, unit Career Development Center juga akan menjembatani alumni dengan mitra industri yang membutuhkan tenaga kerja industri,”tambahnya.(*)