MAKASSAR-Politeknik ATI Makassar menggelar sidang terbuka dalam rangka Dies Natalis ke-54 bertajuk ‘Sinergitas SDM dalam rangka Pembangunan Zona Integritas’ di Aula Kampus, Rabu (28/4/2021).

Peringatan Dies Natalis ke-54 Politeknik ATI Makassar yang dihadiri seluruh anggota senat, pegawai, dan mitra industri ini juga disiarkan secara langsung melalui Zoom Meeting Cloud dan kanal YouTube Politeknik ATI Makassar.

Dalam laporannya, Direktur Politeknik ATI Makassar Muhammad Basri menyampaikan, tiga tahapan utama program strategis berkelanjutan sesuai road map Politeknik ATI Makassar.

Tahap pertama, yaitu periode penguatan insfrastruktur, kelembagaan, SDM, dan akademik. Tahap kedua, yaitu periode pengembangan reputasi dari tingkat nasional ke tingkat internasional. Lalu, tahap ketiga, yakni periode rekognisi diakui secara internasional.

Basri juga memaparkan sejumlah capaian dalam penyelenggaraan tri darma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Dalam bidang akademik, Basri menyebut sistem penerimaan mahasiswa baru telah didukung dengan teknologi informasi yang memadai sehingga menghasilkan proses yang transparan dan obyektif, serta menjangkau calon mahasiswa secara nasional.

Pelaksanaan proses seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui Jalur Penerimaan Vokasi Industri atau Jarvis Prestasi, Jarvis Bersama, dan Jarvis Mandiri.

“Dari ketiga pola penerimaan tersebut, alhamdulillah dari rasio jumlah mahasiswa baru yang mendaftar rasio jumlah mahasiswa baru yang mendaftar dan yang ikut seleksi terhadap daya tampung,”jelasnya.

Basri juga mengungkapkan, Politeknik ATI Makassar tengah merintis pembukaan program studi Diploma IV. Langkah nyata yang telah dilakukan dengan menyiapkan dokumen melalui tim yan sudah dibentuk.

“Namun hal ini belum terlaksana, karena belum adanya izin dari Direktorat Pendidikan Vokasi untuk mengupload dokumen melalui SILEMKARMA belum dibuka untuk perguruan tinggi yang dikelola kementerian lain,”jelasnya.

Dalam bidang penelitian, sejumlah dosen Politeknik ATI Makassar secara berkelompok berhasil mendapatkan hibah penelitian melalui program Sarana Penelitian Terapan yang dikompetisikan oleh BPSDMI, Kementerian Perindustrian.

Nilai penelitian hibah SPIRIT dalam lima tahun terakhir mencapai Rp 1,9 miliar.Di samping itu juga setiap dosen memperoleh kesempatan untuk melakukan penelitian terapan dan program pengabdian kepada masyarakat dengan biaya DIPA Politeknik ATI Makassar.

“Di masa pandemik Covid 19 dengan dampaknya yang mengglobal serta berkepanjangan, Politeknik ATI Makassar tampil dengan berbagai terobosan ilmiah serta aksi kemanusiaan. Termasuk di dalamnya penelitian dan pengembangan pencegah COVID-19. Ada pula pengembangan teknologi dalam membuat hand sanitizer dari bahan pelepah pisang,”jelasnya.

Kembangkan Smart Campus 4.0

Pada kesempatan tersebut, Basri juga mengatakan, Politeknik ATI Makassar tengah mengembangkan smart campus 4.0.

Dalam program smart campus ada 5 konsep yang akan dikembangkan yaitu Smart Academic System, Smart Resource System, Smart Knowledge System, Smart Environment System, dan Smart Community System.

“Sistem campus on-line dan internet terus diperluas jaringannya, termasuk di masa pandemik di mana sebagian besar kegiatan dilaksanakan secara daring atau virtual,”jelasnya.

Peringatan Dies Natalis ke-54 Politeknik ATI Makassar juga dirangkaikan dengan peletakan batu pertama renovasi masjid serta buka puasa bersama sivitas akademika.(*)