Jam Operasional :

Senin-Kamis: 07.30-16.00, Jumat: 07.30-16.30 WITA

MAKASSAR-Politeknik ATI Makassar berupaya mendorong dosen meningkatkan kualiatas penelitian dan pengabdian masyarakat. Terkait hal tersebut, Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar telah melaksanakan Workshop Peningkatan Kapasitas Dosen di Ruang Padewakkang, 26-28 September 2022.

Workshop tersebut diikuti seluruh dosen dari empat program studi yang ada di Politeknik ATI Makassar, yakni Teknik Industri Agro, Teknik Manufaktur Industri Agro, Otomasi Sistem Permesinan, dan Teknik Kimia Mineral.

Ketua UPPM Politeknik ATI Makassar, Merla Madjid mengatakan, selama mengikuti workshop peserta mendapatkan sejumlah materi, yaitu terkait Metodologi Pengabdian Masyarakat Dengan Kolaborasi Industri yang dibawakan Ketua Departemen Teknik Informatika Unhas Indrabayu.

Selanjutnya, terkait Metodologi Penulisan Proposal Penelitian Hibah oleh Dosen Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) Irfan Syamsuddin, dan Mudahnya Menulis Buku Ilmiah Populer Bagi Pemula oleh Wulansari Apriani dari Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa.

“Kegiatan ini merupakan usaha optimalisasi sumber daya di internal Politeknik ATI Makassar untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi secara berkesinambungan melalui penelitian dan pengabdian dan juga pengajaran khususnya dalam bidang penulisan buku bahan ajar atau artikel ilmiah,”jelasnya, Rabu (28/9/2022).

Selain itu, diharapkan dapat menghasilkan inovasi-inovasi di bidang Ipteks yang mampu meningkatkan daya saing sejalan dengan arah kebijakan Corporate University yang telah ditetapkan oleh BPSDMI Kementerian Perindustrian.

Direktur Politeknik ATI Makassar, Muhammad Basri menambahkan, workshop tersebut untuk meningkatkan kapasitas dosen dalam implementasi Tri Darma Perguruan Tinggi yang menjadi tugas dan tanggung jawab seorang dosen. Selain menjadi kewajiban dosen, kegiatan penelitiaan dan pengabdian masyarakat juga untuk pemenuhan Beban Kerja Dosen (BKD) dan menjadi bagian perjanjian kinerja institusi yang harus direalisasikan.

“Kami selalu berupaya untuk memotivasi para dosen untuk meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian masyarakat dosen yang juga nantinya bisa meningkatkan publikasi di jurnal nasional maupun internasional,”ujarnya.

Hasil dari workshop ini diharapkan akan lahir hasil-hasil penelitian yang berkualitas dan dapat diimplementasikan ke dalam program pengabdian kepada masyarakat untuk menjawab permasalahan yang dihadapi Industri Kecil Menengah (IKM) di daerah. Selain itu, diharapkan lahir buku bahan ajar dan ilmiah populer yang bisa menjadi nilai tambah bagi kinerja dosen.(*)