BULUKUMBA-Seluruh pegawai Politeknik ATI Makassar berkomitmen mendukung pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBK).

Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan Piagam Zona Integritas dan Pakta Integritas yang dilakukan dalam rangkaian kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM Politeknik ATI Makassar yang digelar di Bulukumba, 25-27 Maret 2021.

Direktur Politeknik ATI Makassar, Muhammad Basri mengatakan, Politeknik ATI Makassar saat ini tengah berproses menjadi Wilayah Bebas Korupsi (WBK). Di mana, WBK adalah predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang pimpinan dan jajarannya mempunyai komitmen mewujudkan WBK dan WBBM melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Penandatanganan Piagam Zona Integritas ini juga sebagai wujud penguatan komitmen bersama seluruh pegawai Politeknik ATI Makassar untuk meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang telah dicanangkan sejak 2018 lalu.

“Deklarasi komitmen bersama ini merupakan salah satu upaya untuk mengajak seluruh pegawai Politeknik ATI Makassar untuk bersinergi mewujudkan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi dan bersih dari KKN,”katanya

Deklarasi komitmen bersama tersebut turut disaksikan para stakeholder, baik mahasiswa, orangtua mahasiswa, dan mitra industri yang telah bekerja sama dengan Politeknik ATI Makassar.

Basri menambahkan, pembangunan zona integritas menuju WBK dan WBBM dilakukan untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dari KKN, akuntabel, berkinerja tinggi, serta memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat jika menemukan adanya praktik yang mengarah pada tindakan korupsi ataupun mendapat pelayanan tidak semestinya, jangan ragu untuk melaporkan hal tersebut melalui layanan pengaduan Politeknik ATI Makassar.

“Ini bukan sekadar ajakan, tapi memohon kerja sama seluruh pihak untuk membantu kami, mengawasi kami, dan memberikan support bagi kami,”tambahnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pembangunan Zona Integritas Politeknik ATI Makassar, Herlina Rahim mengakui masih ada sejumlah kendala yang dihadapi sehingga predikat WBK belum diraih. Meskipun demikian, Politeknik ATI Makassar senantiasa berupaya terus menjalankan pembangunan zona integritas.

Sebagai komitmen untuk meraih predikat WBK pada 2021 ini, Politeknik ATI Makassar telah menyusun sejumlah program. Seperti menggencarkan sosialisasi kepada seluruh stakeholder, melakukan survei kepuasan masyarakat, persepsi antikorupsi, dan kepuasan layanan.

Selanjutnya, menciptakan inovasi budaya kerja di setiap unit yang ada di Politenik ATI Makassar. Serta yang tidak ada kalah pentingnya, yaitu peran nyata Politeknik ATI Makassar di masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Herlina juga meminta komitmen seluruh pegawai untuk bersama-sama memberikan kontribusi mewujudkan zona integritas menuju WBK, seperti memberikan pelayanan prima, menolak segala bentuk gratifikasi, dan menghilangkan potensi benturan kepentingan