MAKASSAR-Politeknik ATI Makassar melakukan vaksinasi Covid-19 dosis pertama yang dilaksanakan di Aula Kampus Politeknik ATI Makassar, Rabu (16/6/2021).

Vaksinasi ini diberikan kepada seluruh pegawai, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, dosen luar biasa, hingga tenaga kontrak.

Tak hanya itu, Politeknik ATI Makassar juga memfasilitasi keluarga pegawai yang ingin divaksin.

Dalam pelaksanaan vaksinasi ini, Politeknik ATI Makassar difasilitasi Dinas Kesehatan Kota Makassar melalui Puskesmas Kaluku Bodoa.

Sebelum mendapatkan vaksin, para pegawai harus melalui screening kesehatan untuk menentukan apakah yang bersangkutan diperbolehkan untuk menjalani vaksinasi.

Kepala Puskesmas Kaluku Bodoa, dr Musherianti mengatakan, ada beberapa kondisi yang menyebabkan masyarakat tidak bisa mendapatkan vaksin.

Seperti tekanan darah di atas 180/110 mmHg, sedang dalam kondisi hamil, memiliki riwayat penyakit seperti autoimun, asma dalam kondisi akut, penyakit jantung, ataupun sedang mendapat pengobatan kelainan darah dan kemoterapi.

Jika mengalami kondisi demikian, maka proses vaksinasinya ditunda atau dirujuk ke rumah sakit.

Setelah melalui proses screening, pegawai Politeknik ATI Makassar akan mendapatkan vaksin Sinovac yang sudah mendapat izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI.

“Reaksi setelah menerima vaksin ini berbeda-beda setiap orang. Kadang hanya merasa sakit di bagian yang disuntik ataupun demam tapi kasusnya sangat kecil. Ini hal biasa,”kata Musherianti.

Musherianti menjelaskan, setelah mendapat vaksin, penerima sudah bisa beraktivitas seperti biasa. Hanya saja diimbau tidak melakukan aktivitas berat yang dapat membuat tubuh menjadi lelah.

Selain itu, juga diharapkan tetap menerapkan protokol kesehatan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan rajin cuci tangan.

Direktur Politeknik ATI Makassar, Muhammad Basri mengatakan, pelaksanaan vaksinasi ini sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam penanggulangan pandemi Covid-19.

“Ini juga menjadi langkah untuk menciptakan suasana nyaman agar mereka tetap bisa bekerja dengan baik meski di tengah suasana pandemi,”katanya.(*)