Jam Operasional :

Senin-Kamis: 07.30-16.00, Jumat: 07.30-16.30 WITA

MAKASSAR-Jurusan Teknik Manufaktur Industri Agro (TMIA) menghibahkan Mesin Pengaduk Adonan Batu Mata Merah ke Sentra Pembuatan Batu Bata Merah di Desa Romanglasa, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, Senin (2/10/2022).

Mesin yang dihibahkan merupakan proyek tugas akhir mahasiswa, yaitu Rizky Fajri Utami Abdi dan Rachmat Hidayat DS. Dalam mengerjakan tugas akhirnya tersebut, mereka dibimbing Ratuhaji Ismail dan Windi Mudriadi.

Ketua Prodi TMIA, Jufri mengatakan, penyerahan alat buatan mahasiswa ke masyarakat merupakan komitmen Politeknik ATI Makassar untuk mengembangkan industri kecil dan menengah (IKM) di masyarakat.

“Kami harap alat buatan mahasiswa kami bisa membantu para pelaku usaha untuk meningkatkan produktivitas mereka dan bisa bekerja lebih efisien,”kata Jufri setelah menyerahkan alat tersebut.

Lebih lanjut ia menjelaskan, prodi TMIA Politeknik ATI Makassar juga mendorong agar para mahasiswa nantinya bisa menjadi Technopreneur yang dapat membuat alat inovasi untuk pengembangan IKM.

Selain menyerahkan alat buatan mahasiswa, pada kesempatan tersebut dilakukan diskusi dengan masyarakat terkait teknologi tepat guna yang dibutuhkan masyarakat di Desa Romanglasa.

“Politeknik ATI Makassar, khususnya jurusan Teknik Manufaktur Industri Agro siap membantu mencari solusi,”ujar Jufri.

Direktur Politeknik ATI Makassar, Muhammad Basri mengaku bersyukur mahasiswa mampu menciptakan mesin yang dapat bermanfaat untuk menciptakan IKM yang produktif, kreatif, dan inovatif

“Tugas akhir mahasiswa di Politeknik ATI Makassar sudah kami arahkan untuk menghasilkan produk atau jasa yang bisa digunakan masyarakat untuk mengatasi masalah mereka,”tambahnya.

Pengusaha batu bata merah di Desa Romanglasa Gowa menyambut positif bantuan mesin buatan mahasiswa Politeknik ATI Makassar. Secara keseluruhan sudah ada enam alat yang sudah dipakai dalam proses produksi.