MAKASSAR-Wali Kota Tarakan, Kalimantan Utara, Khairul berkunjung ke Kampus Politeknik ATI Makassar, Jl Sunu No. 220, Selasa (24/8/2021).

Kunjungan pria kelahiran Parepare tersebut untuk menjajaki kerja sama dengan Politeknik ATI Makassar dalam pengembangan sumber daya manusia di Tarakan.

Kedatangannya pun disambut langsung Direktur Politeknik ATI Makassar, Muhammad Basri bersama jajarannya. Basri mengapresiasi  rencana kerja sama dari Pemerintah Kota Tarakan.

Pada Kesempatan tersebut, ia juga memaparkan model pendidikan yang dijalankan Politeknik ATI Makassar sebagai lembaga pendidikan vokasi di bawah naungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI), Kementerian Perindustrian yang menyelenggarakan program Diploma 3.

Di mana, Politeknik ATI Makassar menjalankan pendidikan tinggi vokasi berbasis spesialisasi dan kompetensi di bidang teknologi manufaktur.

“Politeknik ATI Makassar juga melaksanakan sertifikasi kompetensi melalui Lembaga Sertifikasi Kompetensi yang sudah mendapat lisensi dari BNSP. Ini untuk menjamin lulusan kami memiliki daya saing,”katanya.

Tidak sampai di situ, pihaknya juga menempatkan lulusan di bidang keahlian masing-masing melalui program Career Development Center (CDC) dengan bekerjasama dengan mitra industri.

Basri menjelaskan untuk melahirkan lulusan yang kompetitif, CDC juga memberikan pembekalan softskill untuk mempersiapkan mahasiswa memasuki dunia industri.

“Selain menyelenggarakan program D3 yang saat ini tengah dikembangkan menjadi D4, kami juga melaksanakan program vokasi industri setara D1 yang bekerja sama dengan  pemerintah daerah maupun mitra industri. Lulusan program ini langsung terserap di dunia kerja,”kata Basri.

Mendengar pemaparan Direktur Politeknik ATI Makassar, Khairul mengaku tertarik dengan Program Vokasi Industri Setara D1 bisa menjadi solusi mengurangi pengangguran melalui penempatan kerja di industri.

“Kurikulum yang disusun Politeknik ATI Makassar juga sesuai dengan kebutuhan kerja di Industri, jadi ada link and match antara perguruan tinggi dengan dunia kerja. Seharusnya perguruan tinggi melakukan hal ini,”katanya.

Selanjutnya, Politeknik ATI Makassar dengan Pemerintah Kota Tarakan akan membahas terkait penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS).

Dalam kunjungannya tersebut, Khairul juga menyempatkan untuk berkeliling kampus melihat fasilitas dan sarana laboratorium yang ada di Politeknik ATI Makassar.