Jam Operasional :

Senin-Kamis: 07.30-16.00, Jumat: 07.30-16.30 WITA

MAKASSAR-Dosen Politeknik ATI Makassar mengembangkan industri pengolahan kopi di Kabupaten Banteng dengan melaksanakan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) pada IKM Daruma Pengolahan Kopi di Desa Muntea, Kabupaten Bantaeng, pada 20-21 September 2022 pekan lalu.

Dosen yang terlibat dalam program PKM tersebut, yakni Taufik Muchtar dan Fadly Azis dari program studi (Prodi) Otomasi Sistem Permesinan, Sariwahyuni dari Prodi Teknik Kimia Mineral, Arminas dari Prodi Teknik Industri Agro, serta Massriyadi Massaguni dari Prodi Teknik Manufaktur Industri Agro. Dalam melaksanakan program PKM tersebut, dosen Politeknik ATI Makassar turut melibatkan mahasiswa bimbingan mereka.

Pada kesempatan tersebut juga diserahkan Mesin Pulper atau pengupas kulit buah kopi basah kepada masyarakat. Mesin Pulper tersebut merupakan buatan mahasiswa Teknik Manufaktur Industri Agro dengan bimbingan dari dua dosen, Jufri dan Massriyady Massaguni.

“Kami juga melakukan penyuluhan pemanfaatan limbah kulit kopi menjadi sabun dan pupuk organik,”kata Arminas, Rabu (28/9/2022).

Hal tersebut untuk mendukung kebijakan Kementerian Perindustrian yang terus erupaya memacu pembangunan industri hijau yang mengutamakan upaya efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya secara berkelanjutan sehingga mampu menyelaraskan pembangunan industri dengan kelestarian fungsi lingkungan hidup serta dapat memberi manfaat bagi masyarakat. Salah satunya, dengan pengembangan industri berbasis limbah.

Tak hanya itu, dosen Politeknik ATI Makassar juga mengenalkan sistem pembangkit dan Instalasi listrik sederhana untuk pedesaan.

“Semoga Program Pengabdian Masyarakat ini bermanfaat untuk masyarakat Desa Muntea di Kabupaten Bantaeng demi membangun produk-produk IKM dari desa,”tambah Taufik.(*)