MAKASSAR-Inkubator Kreatif Bisnis Sulsel mengajak Politeknik ATI Makassar bersinergi dalam membina UMKM di Sulawesi Selatan.

Hal tersebut disampaikan Andi Oci Alepuddin saat berkunjung ke kampus Politeknik ATI Makassar bersama owner Balla Kanrejawa, Ainun Jariah dan M Imran yang turut didampingi Direktur Inkubator Bisnis Teknologi Balai Besar Industri Hasil Perkebunan Makassar (BBIHP) A Idham, Rabu (20/1/2021) sore.

Mereka disambut hangat Direktur Politeknik ATI Makassar, Muhammad Basri bersama Pembantu Direktur I Taufik Muchtar, Pembantu Direktur III Arminas, Ketua Inkubator Bisnis Idi Amin, dan Sekretaris Inkubator Bisnis Sukarno Agung.

Dalam pertemuan tersebut, Andi Oci mengatakan, hadirnya Inkubator Kreatif Bisnis yang sedang mereka kembangkan diharapkan dapat menjadi wadah pembinaan UMKM di Sulawesi Selatan.

“Salah satu prioritas pemerintah saat ini memang dalam pembinaan UMKM. Jadi kami harap dengan adanya Inkubator Kreatif Bisnis ini bisa memberikan pendampingan kepada pelaku-pelaku UMKM di Sulsel,”kata Andi Oci yang juga merupakan Wakil Ketua Dekranasda Sulsel.

Andi Oci mengaku banyak menerima keluhan-keluhan dari para pelaku UMKM\ yang ingin mengembangkan usaha mereka.

Direktur Politeknik ATI Makassar, Muhammad Basri pun menyambut baik rencana sinergitas dalam pembinaan UMKM. Apalagi, Politeknik ATI Makassar juga telah memiliki Inkubator Bisnis Teknologi Industri (IBTI).

Inkubator Bisnis Politeknik ATI Makassar telah membina 10 tenant bisnis. Salah satunya, yakni bisnis budidaya jamur tiram yang dikembangkan alumnus Politeknik ATI Makassar. Tak hanya sekadar budidaya, mereka juga mengolah jamur tiram menjadi kerupuk.

“Kami bisa memberikan coaching kepada pelaku UMKM melalui inkubator bisnis dan membantu usaha mereka dalam penggunaan teknologi tepat guna melalui teaching factory yang ada di Politeknik ATI Makassar,”katanya.

Pembantu Direktur III Arminas menambahkan, salah satu masalah yang sering dialami para pelaku UMKM adalah terkait pengemasan produk. Politeknik ATI Makassar pun bisa memberikan pelatihan desain kemasan produk kepada para pelaku UMKM.

Ia pun berharap dengan adanya kerja sama Politeknik ATI Makassar dengan Inkubator Kreatif Bisnis bisa membantu UMKM-UMKM yang ada di Sulawesi Selatan mengembangkan usahanya