MAKASSAR-Komisaris Utama PT Mulia Laksana Utama (Mulatama), Muhammad Fadly berkunjung ke kampus Politeknik ATI Makassar, Jumat (19/3/2021). Dalam kunjungannya, ia turut didampingi Komisaris PT Mulatama Marsma Pur. Bachtiar dan Ketua Skill Development Center (SDC) Sulsel Affandy Agusman Aris.

Mereka pun diterima langsung Direktur Politeknik ATI Makassar, Muhammad Basri bersama Pembantu Direktur I Taufik Muchtar, Pembantu Direktur II Herlina Rahim, dan Pembantu Direktur III Arminas.

Hadir pula dalam pertemuan tersebut, Manager Sertifikasi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Politeknik ATI Makassar, Siti Wettenriajeng Sidehabi dan Ketua Program Studi Otomasi Sistem Permesinan Atikah Tri Budi Utami.

PT Mulatama merupakan salah satu industri nasional (BUMS) di bidang pertahanan, dengan lingkup bisnis pada pengadaan atau pembangunan sistem terintegrasi berbasis software dan hardware.

“Sebenarnya tujuan kami datang ke sini untuk belajar karena kami ingin mendirikan LSP. Tapi, kami ingin buat LSP P3,”kata Fadly dalam kunjungannya.

LSP P3 merupakan lembaga sertifikasi yang memastikan kompetensi individu berdasarkan profesi/keahlian seseorang tanpa diperlukan persyaratan mengenai kelulusan dari suatu Lembaga Pendidikan tertentu. Di mana, individu yang merasa telah memiliki dan memenuhi suatu kualifikasi atau keahlian berhak untuk mengajukan uji kompetensi.

Muhammad Basri pun mengaku senang dengan kunjungan dari PT Mulatama yang ingin menjadikan Politeknik ATI Makassar sebagai acuan dalam pendirian LSP.

LSP Politeknik ATIM adalah lembaga sertifikasi profesi yang telah terlisensi BNSP dan melaksanakan asesmen/uji kompetensi kepada calon tenaga kerja luaran Politeknik ATI Makassar dan tenaga kerja industri dari berbagai perusahaan dan instansi yang mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh Politeknik ATI Makassar.

Dalam kunjungan tersebut, Politeknik ATI Makassar bersama PT Mulatama juga berdiskusi tentang perkembangan industri pertahanan. Tak hanya itu, keduanya juga membahas peluang-peluang kerja sama yang bisa terjalin, seperti penelitian dan menjadi lokasi praktik kerja mahasiswa.

“Semoga nanti, kita bisa melakukan MoU karena melihat banyak potensi kerja sama. Dengan adanya MoU akan menjadi landasan dasar dari rencana-rencana kerja sama kita dengan PT Mulatama,”katanya.(*)