Gelar Workshop Pengembangan Pembelajaran Berbasis STEM, Poltek ATIM Dukung Kebijakan Corpu BPSDMI

MAKASSAR-Politeknik ATI Makassar menyelenggarakan Workshop Pengembangan Pembelajaran Berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics di Claro Hotel Makassar, Rabu (16/3/2022).

Kegiatan yang berlangsung hingga Jumat (18/3/2022) tersebut juga dirangkaikan dengan kegiatan pengisian instrumen/dokumen akreditasi LAM Teknik bagi dosen dan PLP Politeknik ATI Makassar.

Workshop ini menghadirkan dua pemateri, yaitu Dr Muhammad Rais dari Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar dan Prof Muhammad Mukhlisin dari LAM Teknik.

Dalam laporannya, Direktur Politeknik ATI Makassar, Muhammad Basri menyampaikan, workshop tersebut diikuti sekitar 112 peserta yang berasal dari 12 politeknik/Akademi Komunitas (Akom) di lingkungan BPSDMI Kementerian Perindustrian.

Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala BPSDMI Kementerian Perindustrian, Arus Gunawan yang didampingi Sekretaris BPSDMI Yedi Sabaryadi, Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Vokasi Industri Restu Yuni Widayati.

Hadir pula Kepala Pusdiklat SDM Industri Tirta Wisnu Permana dan Tenaga Ahli Kependidikan Vokasi Mujiono.

Basri mengatakan, tujuan dilaksanakannya kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman pendidikan STEM tidak hanya untuk tenaga pendidik Politeknik ATI Makassar, namun juga di seluruh Politeknik/Akom di lingkup BPSDMI Kemenperin.

“Kegiatan ini juga sebagai komitmen Politeknik ATI Makassar mendukung kebijakan Corporate University BPSDMI melalui penyelenggaraan pendidikan dual system dengan STEM Learning Model berstandar global,”katanya.

Selama mengikuti workshop, para peserta akan mendapatkan beberapa materi, seperti konsep pembelajaran STEM, merancang RPS berbasis STEM, dan merancang modul pembelajaran berbasis STEM.

Sementara itu Kepala BPSDMI Arus Gunawan menyampaikan apresiasinya pelaksanaan Workshop Pengembangan Pembelajaran Berbasis STEM yang diprakarsai Politeknik ATI Makassar.

Arus mengatakan, BPSDMI telah menetapkan visi dan misi Politeknik/Akom untuk mewujudkan kebijakan Corporate University BPSDMI. DI mana, salah satu misi yang ditetapkan, yakni Politeknik/Akom harus menyelenggarakan pendidikan dual system dengan STEM Learning Model berstandar global.

“Saya harap setelah mengikuti workshop ini, peserta mampu merumuskan model pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan kebijakan pendidikan dan pelatihan vokasi nasional ke depannya,”katanya.(*)