Rencana Strategis Politeknik ATI Makassar 2015-2019

Rencana strategis (Renstra) ini merupakan lanjutan Renstra Akademi Teknik Industri ATIM Makassar Tahun 2009-2014, sebelum menjadi Politeknik ATI Makassar. Renstra ini dirancang dengan mempertimbangkan berbagai aspek strategis serta berdasarkan pada visi induk lembaga Politeknik ATI Makassar yaitu Pusat Pendidikan dan Pelatihaan Kementerian Perindustrian. Renstra juga merupakan kristalisasi cita-cita dan komitmen bersama civitas akademika Politeknik ATI Makassar tentang kondisi ideal masa depan yang ingin dicapai. Capaian yang diharapkan tentunya mempertimbangkan potensi yang
dimiliki, permasalahan yang dihadapi dan berbagai kecenderungan perubahan lingkungan yang dinamis di lingkungan Politeknik ATI Makassar.

   Sebagai lanjutan dari renstra sebelumnya, maka perlunya mengetahui capaian yang diharapkan pada renstra sebelumnya. Renstra Periode 2009-2014 Politeknik ATI Makassar memiliki 3 Program Penguatan, yaitu Peningkatan Kompetensi Industri, Program Penguatan Kelembagaan Pendidikan dan Pelatihan dan Program Pengembangan Informasi serta Sarana dan Prasarana.
Capaian Program Peningkatan Kompetensi Industri meliputi kegiatan pendidikan dan pelatihan struktural maupun fungsional dalam bidang teknis dan non teknis industri berbasis kompetensi, pengembangan pengetahuan tenaga pengajar dan pegawai, pendidikan dan pelatihan sumber daya manusia industri kecil dan menengah (SDM IKM), rintisan pendidikan gelar, dan rintisan pendidikan non gelar. Capaian program Peningkatan Kompetensi Industri telah memberikan hasil yang positif namun masih perlunya pengembangan lebih lanjut dalam peningkatan kapasitas dan kompetensi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan.

   Capaian Program Penguatan Kelembagaan Pendidikan dan Pelatihan terdiri atas kegiatan pengembangan standar pelayanan umum bidang pendidikan, pengembangan minat bakat dan sikap mental SDM peserta didik, pengembangan kurikulum/ bahan ajar/silabi berbasis kompetensi, pengembangan penelitian dan pengkajian teknologi industri, pengembangan standar kompetensi, penguatan kelembagaan unit pendidikan, pengembangan kerjasama dengan lembaga pelatihan dan pendidikan dalam dan luar negeri, membangun dan memperkuat jalinan komunikasi dengan asosiasi industri untuk pengembangan SDM Industri, pengembangan bantuan pendidikan peserta didik. Program Penguatan Kelembagaan Pendidikan dan Pelatihan pada Periode 2009-2014 telah berkontribusi positif, namun juga diharapkan peningkatan di berbagai sektor yang disebutkan dalam program ini. Terutama dalam pengembangan kerjasama dengan industri dan perguruan tinggi.

   Capaian ketiga adalah Program Pengembangan Informasi/Sarana dan Prasarana. Kegiatan pengembangan informasi/sarana dan prasarana meliputi kegiatan pengembangan sistem informasi aplikasi pendidikan, pengembangan fasilitas/peralatan laboratorium sesuai standar proses belajar mengajar, pengembangan perangkat managemen information system (MIS) dalam lingkup nasional, regional dan internasional. Sarana dan prasarana di lingkungan Politeknik ATI Makassar telah menunjukkan peningkatan yang signifikan terutama dalam fasilitas gedung dan sarna laboratorium. Namun, pengembangan sistem informasi akademik dan pengelolaan sumber daya masih perlu pengembangan leih lanjut.

   Berdasarkan ketiga capaian besar pada Renstra Tahun 2009-2014 maka terdapat perkembangan yang signifikan dan berbagai program yang perlu ditingkatkan lagi. Oleh sebab itu untuk mendukung tercapainya visi Politeknik ATIMakassar maka perlunya dilakukan kegiatan terkait dengan perbaikan kurikulum mengacu kepada kurikulum berbasis kompetensi, peningkatan sistem pembelajaran, perbaikan manajemen mutu pengajaran, peningkatan kompetensi lulusan, peningkatan kualitas riset terapan yang dipublikasikan serta pengembangan kemitraan strategis dengan perguruan tinggi terkait dan industri. Kegiatan perbaikan dan peningkatan kualitas terhadap program tidak dapat dilepaskan dari kemampuan segenap komponen Politeknik ATI Makassar untuk memaknai berbagai isu strategis. Isu strategis selanjutnya dipahami akan mempengaruhi sistem Politeknik ATI Makassar.

   Isu strategis antara lain isu Globalisasi dimana menjelaskan keterkaitan faktor yang saling berpengaruh antara masyarakat ekonomi ASEAN (MEA), tingkat pengangguran tinggi, dan bonus demografi. Isu selanjutnya adalah perubahan ATIM menjadi Politeknik ATI Makassar. Isu ketiga yaitu visi pembangunan industri nasional dan isu yang keempat adalah isu pengembangan pendidikan vokasi Pusdiklat Kementerian Perindustrian.

Check Also

14695388_10205567966396802_911196815229359701_n

Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Wisuda Program Diploma Ke-32

Politeknik ATI Makassar (ATIM) kembali mewisuda 379, ahli madya terdiri dari 236 wisudawan D3 , ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *