Struktur Organisasi dan Personil LSP

 

Ketua Dewan Pengarah                             : Amrin Rapi, ST., MT.

Ketua LSP                                                         : Dr. Sariwahyuni, SP., M.Si.

Manajer Sertifikasi dan standarisasi    : Sitti Wetenriajeng Sidehabi, ST., M.MT

Manajer Mutu                                                 : Ir.Muhammad Basri, MM

Manajer Adminstrasi                                  : Rachma, SP., M.M.

Sekertaris                                                         : Wahida, S.Si., M.Si

Dalam rangka meningkatkan daya saing SDM menjelang sejak pemberlakuan ASEAN Economic Community (AEC) pada tahun 2015 standardisasi dan sertifikasi kompetensi tenaga kerja nasional sangatlah diperlukan. Hal itu sejalan dengan penerapan UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, pasal 18 ayat 1 yang berbunyi “Tenaga Kerja berhak memperoleh pengakuan kompetensi kerja setelah mengikuti pelatihan kerja yang diselenggarakan lembaga pelatihan kerja pemerintah, lembaga pelatihan swasta, atau pelatihan di tempat kerja.”

Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang ditunjuk pemerintah untuk melaksanakan sertifikasi kompetensi kerja memberikan lisensi kepada LSP Teknik Industri Politeknik ATI Makassar (Poltek ATIM) untuk menyelenggarakan uji kompetensi bagi peserta didik Poltek ATIM.

Oleh karena itu, melalui Lembaga Sertifikasi Profesi Teknik Industri (LSP Teknik Industri) Politeknik ATI Makassar siap melaksanakan asesmen/uji kompetensi kepada calon tenaga kerja luaran Politeknik ATI Makassar dan tenaga kerja industri dari berbagai perusahaan dan instansi yang mengikuti  pelatihan yang diselenggarakan oleh Politeknik ATI Makassar.

Standar uji yang digunakan adalah Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dimana unit-unit yang diujikan merupakan klaster kompetensi yang sesuai dengan pembelajaran di Politeknik ATI Makassar. Skema yang terlisensi pada awal pembentukan LSP ini adalah skema klaster pada bidang:

  1. Pengoperasian Alat Proses Ekstraksi dan Distilasi pada Sektor Industri Pangan.
  2. Perencanaa Proses Produksi pada Sektor Industri.
  3. Otomasi dan Instalasi listrik pada Sektor Industri
  4. Pengoperasian Mesin Produksi pada Sektor Industri manufaktur.

Pada tanggal 31 Mei 2016, kami menambah dan mempeluas ruang lingkup sertifikasi dari 4 klaster menjadi 12 skema pada klaster di bidang :

  1. Klaster Pengoperasian Alat Proses Ekstraksi Dan Distilasi Pada Industri Agro
  2. Klaster Pengoperasian Crusher Pada Industri Bahan Galian Bukan Logam
  3. Klaster Pengoperasian Tanur Peleburan
  4. Klaster Perencanaan Produksi Pada Sektor Industri Agro
  5. Klaster Pengelolaan Pengadaan Pada Sektor Industri Agro
  6. Klaster Perencanaan Pengelolaan Gudang Pada Sektor Industri Agro
  7. Klaster Perancangan Operasional Produksi Pada Sektor Industri Agro
  8. Klaster Pengoperasian PLC Dan Scada
  9. Klaster Pengoperasian Mesin Bubut
  10. Klaster Pengoperasian Mesin Frais
  11. Klaster Perawatan Dan Reparasi Peralatan Mekanik
  12. Juru Las 1 Dalam Bidang Pengelasan Smaw

Keempat klaster tersebut telah memiliki lisensi untuk dapat diujikan sesuai Lisensi No: BNSP-LSP-124-ID. Proses sertifikasi berupa asesmen, dilakukan oleh asesor yang kompeten pada bidangnya (certified BNSP), dengan cara mengumpulkan bukti-bukti yang dimiliki peserta uji untuk kemudian memberikan rekomendasi hasilasesment.

Kegiatan asesmen dilaksanakan di tempat uji kompetensi (TUK) yang telah terlisensi atau yang telah diverifikasi oleh asesor lisensi LSP Teknik Industri Politeknik ATI Makassar dengan asesi berasal dari mahasiswa Politeknik ATI Makassar.

Maksud dan Tujuan

 Maksud pelaksanaan uji kompetensi ini mefasilitasi tenaga kerja untuk mendapatkan pengakuan terhadap kompetensi yang dimiliki dengan maksud untuk meningkatkan daya saing mereka dalam dunia kerja. Sedangkan tujuan dari program uji kompetensi/sertifikasi kompetesi ini adalah :

  1. Mensosialisasikan peraturan BNSP sebagai acuan pelaksanaan uji kompetensi tingkat nasional.
  2. Mensosialisasikan standar kompetensi kerja nasional indonesia dan standar lainnya sebagai standar kompetensi kerja.
  3. Mensertifikasi calon tenaga kerja dan tenaga kerja industri sesuai bidang kerjanya dengan menggunakan klaster kompetensi yang relevan.
  4. Memetakan profil kompetensi tenaga kerja industri sesuai bidang kerjanya.

Sasaran

  1. Menerapkan standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dan Standar Kerja berdasarkan klaster pekerjaan tenaga kerja
  2. Melakukan evaluasi sejauh mana SKKNI dan Standar kerja berdasrakan klaster dapat diterapkan pada setiap industri.
  3. Melaksanakan asesmen dan sertifikasi terhadap peserta didik di lingkungan Politeknik ATI Makassar sebagai calon tenaga kerja tenaga kerja industri.

Profil dan Lisensi Skema LSP